Kerogen Typing

Penentuan jenis kerogen (Tipe I, II, III, IV) secara kimia dan visual untuk menilai potensi minyak atau gas — dikerjakan in-house di lab BSILAB.

Layanan Kerogen Typing

Kerogen Typing mengidentifikasi jenis bahan organik di dalam batuan induk—apakah berasal dari alga danau, plankton laut, atau tumbuhan darat. Jenis kerogen menentukan apakah batuan cenderung menghasilkan minyak atau gas, sehingga analisis ini melengkapi angka TOC dan Rock-Eval. Kerogen typing dikerjakan in-house di laboratorium geokimia BSILAB, Tangerang Selatan.

Empat tipe kerogen

TipeAsal bahan organikKomponen dominanProduk utama
Tipe IAlga danau (lakustrin)Alginit, bahan organik amorf kaya hidrogenMinyak
Tipe IIPlankton & bakteri lautBahan organik amorf, liptinitMinyak (dan gas)
Tipe IIITumbuhan darat tingkat tinggiVitrinitGas
Tipe IVBahan organik teroksidasi atau terendapkan ulangInertinitPraktis tidak berpotensi

Dua cara menentukan tipe kerogen

1. Secara kimia — Rock-Eval

Hydrogen Index (HI) dan Oxygen Index (OI) dari Rock-Eval Pyrolysis diplot pada diagram HI–OI (pseudo Van Krevelen). Kerogen kaya hidrogen (Tipe I dan II) berada di bagian atas, sedangkan kerogen kaya oksigen (Tipe III) di bagian kanan bawah.

Diagram HI–OI pseudo Van Krevelen kerogen Tipe I, II, III
Diagram HI–OI (pseudo Van Krevelen) skematis: jalur kerogen Tipe I, II, dan III saat kematangan naik.

2. Secara visual — mikroskop

Kerogen dipisahkan dari mineral batuan dengan pelarutan asam, lalu diamati di bawah mikroskop cahaya transmisi dan fluoresensi. Analis mengidentifikasi proporsi bahan organik amorf, liptinit, vitrinit, dan inertinit, serta warna kerogen sebagai petunjuk kematangan (thermal alteration index).

Kenapa perlu konfirmasi visual? HI yang rendah bisa berarti kerogen memang Tipe III, tetapi bisa juga kerogen Tipe II yang sudah sangat matang. Pengamatan mikroskop membantu membedakan kedua kemungkinan itu, sehingga kesimpulan “minyak atau gas” tidak keliru.

Kapan kerogen typing dibutuhkan?

  • Menentukan apakah batuan induk cenderung menghasilkan minyak atau gas dalam evaluasi blok dan studi cekungan.
  • Mengonfirmasi hasil HI–OI Rock-Eval yang ambigu.
  • Menyusun model sistem petroleum yang membutuhkan jenis kerogen sebagai masukan.
  • Studi lingkungan pengendapan batuan induk (lakustrin, laut, atau delta).

Rangkaian geokimia batuan induk di BSILAB

Seluruh tahap berikut dikerjakan di laboratorium BSILAB: TOC → Rock-Eval → kerogen typing & vitrinite reflectance → ekstraksi, SARA, GC & GC-MS.

Butuh kerogen typing?

Konsultasikan jumlah sampel dan paket analisis batuan induk (TOC, Rock-Eval, kerogen typing, vitrinite reflectance) dengan tim BSILAB.

Konsultasi via WhatsApp
Kirim Email

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu kerogen typing?

Kerogen typing adalah analisis untuk menentukan jenis bahan organik tak larut (kerogen) dalam batuan induk, yaitu Tipe I, II, III, atau IV. Jenis kerogen menunjukkan asal bahan organik dan apakah batuan cenderung menghasilkan minyak atau gas saat matang.

Apa beda kerogen Tipe I, II, dan III?

Kerogen Tipe I berasal dari alga danau dan sangat kaya hidrogen sehingga cenderung menghasilkan minyak. Tipe II berasal dari plankton laut dan juga menghasilkan minyak. Tipe III berasal dari tumbuhan darat, lebih kaya oksigen, dan cenderung menghasilkan gas.

Apakah kerogen typing cukup dengan Rock-Eval saja?

Rock-Eval memberi indikasi jenis kerogen melalui Hydrogen Index dan Oxygen Index, tetapi nilainya juga dipengaruhi kematangan dan matriks batuan. Pengamatan kerogen di bawah mikroskop dipakai untuk mengonfirmasi, terutama ketika hasil HI–OI berada di daerah peralihan antartipe.

Apa itu diagram Van Krevelen?

Diagram Van Krevelen awalnya memplot rasio atom H/C terhadap O/C untuk mengelompokkan kerogen. Dalam praktik laboratorium, versi pseudo Van Krevelen memakai Hydrogen Index dan Oxygen Index dari Rock-Eval, sehingga tipe kerogen dapat diperkirakan dari data yang lebih cepat diperoleh.

Rujukan: Tissot, B.P. & Welte, D.H. (1984). Petroleum Formation and Occurrence. Springer. · Peters, K.E. & Cassa, M.R. (1994). Applied Source Rock Geochemistry. AAPG Memoir 60.

Jelajahi lebih banyak solusi.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berikut beberapa pertanyaan Umum yang biasa sering ditanyakan.

Kami menyediakan layanan analisis laboratorium Geosains meliputi Geochemistry, Biostratigraphy, Petrology, Core Analysis, dan Interwell Tracer.

Ya. Kami siap mendukung proyek internasional dengan standar laboratorium dan pelaporan yang diakui global.

Kami berfokus pada industri minyak dan gas bumi, serta proyek panas bumi (geothermal).

Durasi bergantung pada jenis layanan dan jumlah sampel, umumnya antara 1–4 minggu.

Ya. Kami menerapkan standar analisis dan prosedur mutu sesuai regulasi industri migas dan geosains.

Klien dapat mengirimkan sampel langsung ke laboratorium kami di Tangerang Selatan dengan panduan pengemasan standar.

Ya. Semua hasil disampaikan dalam format digital dan cetak dengan data lengkap serta interpretasi teknis.

Anda dapat menghubungi kami melalui email info.bsi.lab@bsilab.co.id atau telepon +62 21 2275 6662.