Analisis SARA (Liquid Chromatography)

Pemisahan minyak bumi atau ekstrak batuan menjadi fraksi saturat, aromatik, resin, dan aspalten — dikerjakan in-house di lab geokimia BSILAB.

Layanan Analisis SARA (Liquid Chromatography)

Analisis SARA (Liquid Chromatography) memisahkan minyak bumi atau ekstrak batuan menjadi empat kelompok senyawa: Saturat, Aromatik, Resin, dan Aspalten. Komposisi keempat fraksi ini menggambarkan karakter minyak—ringan atau berat, segar atau terbiodegradasi—sekaligus menyiapkan fraksi bersih untuk analisis GC & GC-MS biomarker. Analisis SARA dikerjakan in-house di laboratorium geokimia BSILAB, Tangerang Selatan.

Apa itu fraksi SARA?

FraksiIsi utamaYang bisa dibaca
Saturatn-alkana, isoprenoid (pristana, fitana), sikloalkana, sterana & hopanaSumber bahan organik, kematangan, biodegradasi; bahan utama GC dan GC-MS
AromatikSenyawa bercincin benzena, aromatik sterana, fenantrenaKematangan termal dan korelasi
ResinSenyawa polar mengandung N, S, OTingkat alterasi minyak; penstabil aspalten
AspaltenMolekul polar besar, tak larut dalam n-alkana ringanMinyak berat, risiko pengendapan di sumur dan pipa

Bagaimana SARA dipisahkan?

  1. Persiapan sampel — minyak ditimbang; untuk batuan, bitumen diekstrak lebih dulu dengan pelarut organik.
  2. Pengendapan aspalten — sampel dicampur n-alkana berlebih (misalnya n-heptana) sehingga aspalten mengendap dan dipisahkan.
  3. Kromatografi kolom — bagian yang larut (maltena) dialirkan ke kolom adsorben dan dielusi bertahap dengan pelarut yang makin polar: saturat, lalu aromatik, lalu resin.
  4. Penimbangan — setiap fraksi dikeringkan dan ditimbang untuk mendapatkan persen beratnya.
Diagram alur pemisahan fraksi SARA
Skema pemisahan fraksi SARA: aspalten diendapkan, maltena dipisahkan dengan kromatografi kolom.

Cara membaca hasil SARA

Pola hasilIndikasi umum
Saturat tinggi, aspalten rendahMinyak ringan, umumnya matang dan belum terbiodegradasi
Rasio saturat/aromatik menurun, resin & aspalten naikKemungkinan biodegradasi atau minyak dari batuan induk yang kurang matang
Aspalten tinggiMinyak berat; perlu perhatian pada risiko pengendapan
Colloidal Instability Index (CII) = (Saturat + Aspalten) / (Aromatik + Resin)Nilai > 0,9 sering dipakai sebagai indikasi aspalten tidak stabil; < 0,7 relatif stabil

Interpretasi selalu dibaca bersama data GC, GC-MS, dan konteks lapangan; satu rasio tidak berdiri sendiri.

Kenapa SARA hampir selalu dijalankan sebelum GC-MS? Biomarker sterana dan hopana berada di fraksi saturat, sedangkan penanda kematangan aromatik berada di fraksi aromatik. Memisahkan fraksi lebih dulu membuat kromatogram GC-MS jauh lebih bersih dan mudah ditafsirkan.

Kapan analisis SARA dibutuhkan?

  • Karakterisasi minyak mentah dan kondensat dari sumur eksplorasi maupun produksi.
  • Rangkaian korelasi minyak–batuan induk bersama GC & GC-MS.
  • Evaluasi biodegradasi di reservoir dangkal.
  • Penilaian awal risiko pengendapan aspalten pada minyak berat.
  • Ekstrak batuan induk yang sudah disaring dengan TOC dan Rock-Eval.

Butuh analisis SARA?

Konsultasikan jenis sampel (minyak, kondensat, atau ekstrak batuan) dan rangkaian analisis lanjutan dengan tim geokimia BSILAB.

Konsultasi via WhatsApp
Kirim Email

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu analisis SARA?

Analisis SARA adalah pemisahan minyak bumi atau ekstrak batuan menjadi fraksi saturat, aromatik, resin, dan aspalten menggunakan pengendapan aspalten dan kromatografi kolom. Persentase tiap fraksi menunjukkan karakter minyak, tanda biodegradasi, serta menyiapkan sampel untuk analisis GC dan GC-MS.

Apa bedanya SARA dengan GC-MS?

SARA memisahkan sampel menjadi empat kelompok besar senyawa dan mengukur proporsinya. GC-MS menganalisis senyawa satu per satu di dalam fraksi tersebut, terutama biomarker. Karena itu SARA biasanya dikerjakan lebih dulu, lalu fraksi saturat dan aromatik diteruskan ke GC-MS.

Apa itu Colloidal Instability Index?

Colloidal Instability Index atau CII adalah perbandingan jumlah saturat dan aspalten terhadap aromatik dan resin dari hasil SARA. Nilai di atas sekitar 0,9 sering dipakai sebagai indikasi aspalten cenderung tidak stabil dan berpotensi mengendap di sumur atau pipa.

Apakah SARA bisa dilakukan pada sampel batuan?

Bisa. Pada sampel batuan, bahan organik terlarut (bitumen) diekstrak terlebih dahulu dengan pelarut organik. Ekstrak tersebut kemudian dipisahkan menjadi fraksi SARA, sehingga hasilnya dapat dibandingkan langsung dengan minyak dari sumur untuk keperluan korelasi.

Jelajahi lebih banyak solusi.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Berikut beberapa pertanyaan Umum yang biasa sering ditanyakan.

Kami menyediakan layanan analisis laboratorium Geosains meliputi Geochemistry, Biostratigraphy, Petrology, Core Analysis, dan Interwell Tracer.

Ya. Kami siap mendukung proyek internasional dengan standar laboratorium dan pelaporan yang diakui global.

Kami berfokus pada industri minyak dan gas bumi, serta proyek panas bumi (geothermal).

Durasi bergantung pada jenis layanan dan jumlah sampel, umumnya antara 1–4 minggu.

Ya. Kami menerapkan standar analisis dan prosedur mutu sesuai regulasi industri migas dan geosains.

Klien dapat mengirimkan sampel langsung ke laboratorium kami di Tangerang Selatan dengan panduan pengemasan standar.

Ya. Semua hasil disampaikan dalam format digital dan cetak dengan data lengkap serta interpretasi teknis.

Anda dapat menghubungi kami melalui email info.bsi.lab@bsilab.co.id atau telepon +62 21 2275 6662.